Siapa yang tidak pernah mengalami sakit hati? Tentunya setiap orang pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya. Baik dalam keluarga, berteman, maupun bermasyarakat. Dari masalah sepele hingga masalah besar, dapat menjadi pemicunya. Misalnya berawal dari perbedaan pendapat, salah ngomong, adanya konflik atau ketidakcocokan, dihina, dianggap remeh.
Kitab Markus adalah kitab yang menceritakan Yesus sebagai Mesias. Dan pada nats renungan ini, markus 13: 24-37 menceritakan mengenai kedatangan Yesus Sang Mesias yang kedua kalinya. Sehingga dengan begitu melalui kedatangan Yesus Kristus kedua kalinya, murid-murid dinasihati untuk tetap berjaga-jaga.
Kerajaan Allah adalah suatu suasana dimana penuh belas kasihan dan damai sejahtera. Dan Tuhan Yesus memberikan teladan kepada kita bagaimana Yesus berkeliling ke kota-kota dan desa-desa untuk mengajar dalam rumah-rumah ibadat memberitakan Injil kerajaan Allah, serta menyembuhkan orang orang yang dalam keadaan sakit atau pun dalam keadaan lemah.
Mengapa kita beragama? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas dalam benak kita. Menurut sosiolog agama, orang beragama karena manusia sadar bahwa ada kekuatan yang lebih besar dri dirinya yang tidak bisa dia terangkan secara nalarnya atau pengetahuannya.
Kitab 1 tawarikh ini bercerita tentang persiapan-persiapan membangun bait suci yang di gagas oleh Daud. Setelah Allah menyetujui tempat/lokasi bait suci akan didirikan, kemudian Daud mendapat pentunjuk-petunjuk dari Allah untuk menjauhkan dirinya dari pembangunan bait suci. Pembangunan bait suci itu sendiri di tentukan Allah untuk dibangun oleh anaknya Salomo.
Beberapa orang merasa berbahagia ketika berada di tempat kerja yang orang sering katakan sebagai tempat basah. Istilah tempat basah ini mau menggambarkan bahwa lingkungan pekerjaan itu sangat mundah untuk mendapatkan uang, karena ada transaksi uang suap untuk memperlancar suatu pekerjaan, biasanya dalam bidang perijinan.
Ketika pencipta berkarya membuat sesuatu, pastinya ia memiliki maksud dan tujuan sehubungan karya tersebut. Bagaimana apabila karya tersebut ternyata tidak sesuai dengan maksud dan tujuannya? Biasanya kita menyebutkannya dengan karya yang gagal.
Saudara/i yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, ada sebuah cerita yang datang dari Amy Charmichael seorang wanita Irlandia yang sedang melayani di India selama 55 tahun dan termasuk penulis yang produktif. Dalam salah satu bukunya yang berjudul “If” tahun 1953, dimana ia menulis “Ya Aku memaafkan perbuatanmu, tetapi tidak dapat melupakannya.”
Pada hari ini kita telah sampai ke Minggu Akhir Tahun Gerejawi sekaligus hari Peringatan bagi yang meninggal. Bila kita memasuki Akhir Tahun Gerejawi dan mengadakan peringatan bagi yang meninggal pikiran kita dibawa kepada suatu hal yang bertentangn dengan iman percaya kita yaitu seperti kita mau mengenang keluarga kita yang telah meninggal. Padahal kita hendak di…
Manusia senantiasa memiliki musuh yang akan menghancurkan, menindas hidupnya. Walaupun kadang-kadang manusia tidak menyadari hal itu dalam hidupnya. Iblis itulah yang menjadi musuh manusia yang utama, si iblis senantiasa berusaha menggoda manusia untuk hidup didalam kekuasaannya dan menjerumuskan manusia itu kepada tindakan tindakan kejahatan dalam hidupnya yang membuat hidup manusia itu menderita.






