Memimpin suatu bangsa yang besar bukan suatu pekerjaan yang mudah, dan ini di alami musa ketika memimpin bangsa Israel. Di tengah perjalan dari tanah Mesir ke tanah perjanjian bangsa Israel melakukan pemberontakan. Dan ada dosa besar yang dilakukan bangsa Israel ketika membuat patung anak lembu emas untuk disembah.
Selama kita hidup tentunya tidak semua mulus mulus saja tetapi banyak tantangan dan masalah yang kita hadapi dan seringkali membuat kita lelah. Begitupun juga dengan persoalan dan pergumulan hidup yang datang silih berganti tentunya membuat jiwa kita merana. Tuhan tahu hal ini, oleh sebab itu Dia akan membuat segar orang yang lelah, dan memuaskan setiap jiwa…
Dosa demi dosa yang dilakukan Israel menunjukkan kebebalannya dan ketidakpekaannya akan kenajisan yang mereka sudah perbuat. Semua kebiasaan jahat dan menjijikkan dari bangsa-bangsa kafir, mereka perlakukan dan lakukan menjadi hal yang biasa. Akibatnya Tuhan merasa jijik terhadap mereka.
Kita sering menduga bahwa kita adalah makhluk bebas atau makhluk independent yang dalam menjalani hidup kita ini tidak bergantung atau tidak dapat dipengaruhi oleh apapun, termasuk ketika kita memperoleh keselamatan dalam Kristus, di mana kita sering mengira kita memang layak untuk diselamatkan dan itu adalah karena pilihan dan keberadaaan kita sendiri.
Betapa senang Yosua, seperti hati seorang ayah melihat persaudaraan anak-anaknya. Mereka saling bantu berjuang agar seluruh suku memiliki warisan. Sayang saat ia mengutus pulang dua setengah suku ke timur Sungai Yordan setelah mereka membantu suku lain menduduki seluruh Kanaan di sebelah barat Sungai Yordan , tumbuh hubungan yang mengancam persatuan.
Di tengah-tengah jemaat Korintus timbul perselisihan yang dipengaruhi oleh adanya orang yang mengkultuskan seseorang yang memberitakan injil kepada mereka, sehingga mereka terpolarisasi untuk menyebutkan dirinya golongan Paulus, golongan Apolos, golongan Kefas atau golongan Kristus.
Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi seseorang bercerita. Ada yang pandai bercerita karena ia memiliki talenta merangkai kata, ada yang bercerita karena pengalaman orang lain yang terlebih dahulu membawa kesan baginya, dan ada pula yang bercerita karena pengalaman pribadinya yang mengesankan. Masing-masing alasan yang melatarbelakangi seseorang bercerita akan membawa dampak yang berbeda.
Pemazmur menunjukkan beberapa alasan yang menjadi dasar pujian umat kepada Allah. Pertama, Allah yang berkarya adalah Allah yang berdaulat melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Kedua, Allah yang menyelamatkan adalah Allah yang telah mengalahkan banyak bangsa; membebaskan dan menyelamatkan umat dari perbudakan dan penjajahan. Ketiga, Allah yang Esa adalah Allah yang selalu memperlakukan umat-Nya dengan adil.
Secara rohani keadaan dunia ini sering digambarkan sebagai kedaan yang gelap, dimana kita jumpai orang saling menyesatkan satu sama lain. Berbagai bentuk pengajaran dunia semakin menjauhkan kita dari pengajaran Tuhan. Tontonan, media sosial banyak menyajikan “hiburan” yang justru membawa kita semakin lupa dengan ketetapan firman Tuhan. Dosa menjadi suatu tontonan yang biasa yang sudah tidak…
Bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Ketika Yakub yang disebut Israel dan keluarganya berangkat meninggalkan tempat tinggal mereka di Bersyeba di Tanah Kanaan dan menuju negeri Mesir jumlah mereka adalah tujuh puluh orang. Mereka berdiam turun-temurun di tanah Mesir selama empat ratus tahun dan ketika meninggalkan negeri perbudakan itu jumlah mereka lebih kurang dua juta…









