Tag: Zending HKBP Jatinegara

  • Renungan Harian Minggu, 24 Desember 2023 (MALAM NATAL)

    Renungan Harian Minggu, 24 Desember 2023 (MALAM NATAL)

    Syukur bagi Tuhan allah yang penuh kasih setia dan rahmat, karena kita dihantar memasuki Minggu Advent ke empat sebelum memasuki pesta Natal di tahun 2023 ini yang dianugerahkan-Nya bagi kita. Minggu Adven adalah Minggu persiapan menantikan kedatangan Tuhan Yesus Sang Raja yang datang untuk menyelamatkan hidup orang percaya.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Sabtu, 23 Desember 2023

    Renungan Harian Sabtu, 23 Desember 2023

    Apa pemahaman kita tentang memuliakan Tuhan? Sebab kita sering berkata bahwa tujuan hidup kita adalah memuliakan Tuhan. Jika kita dapat menjawab pertanyaan ini dan melakukannya, maka sesungguhnya berbahagialah kita.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Jumat, 22 Desember 2023

    Renungan Harian Jumat, 22 Desember 2023

    Rasul Paulus telah banyak membahas tentang Kristus, tentang iman, tentang anugerah yang diberikan secara cuma-cuma, tentang hak-hak istimewa Injil, dan memperingatkan orang Ibrani terhadap kemurtadan. Ia juga menasihatkan mereka sejumlah kewajiban yang sangat baik, sebagai buah yang benar dari iman, salah satunya adalah mempersembahkan korban syukur

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Kamis, 21 Desember 2023

    Renungan Harian Kamis, 21 Desember 2023

    Paulus mengutif dari perjanjian lama Yesaya 45 : 23,”Allah berfirman bahwa demi IA Allah yang hidup semua orang akan bertekuk lutut dihadapanNya dan semua orang akan memuliakan Allah. Demikianlah maksud firman ini bahwa setiap orang pada akhirnya akan bertanggung jawab akan dirinya sendiri dihadapan Allah.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Rabu, 20 Desember 2023

    Renungan Harian Rabu, 20 Desember 2023

    Bila kita sadar bahwa hidup kita ini selalu dalam pengawasan Tuhan, masihkah kita berani untuk melakukan perbuatan-perbuatan dosa? Selama ini kita begitu gampangnya membicarakan kejelekan-kejelekan orang lain, mendendam, mengumpat atau merancangkan kejahatan terhadap orang lain dan sebagainya,

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Selasa, 19 Desember 2023

    Renungan Harian Selasa, 19 Desember 2023

    Kata terang dari bagian firman Tuhan ini mau menunjuk kepada perubahan positif yang terjadi ketika seseorang menyatakan diri percaya kepada Kristus. Manusia yang awalnya berada dalam kegelapan karena dosa, telah pindah kedalam terang setalah menerima kristus yang adalah terang itu sendiri. Terang di sini juga dimaknai bahwa Allah telah menjadi Bapa bagi orang percaya, Yesus…

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Senin, 18 Desember 2023

    Renungan Harian Senin, 18 Desember 2023

    Bersyukur sangat penting dalam kehidupan orang yang percaya.Oleh karena itu, sikap yang benar dalam bersyukur harus kita ketahui. Allah menghendaki agar setiap umat-Nya sungguh-sungguh mengucap syukur dalam wujud yang terbaik, yaitu dengan segenap hati.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Minggu, 17 Desember 2023

    Renungan Harian Minggu, 17 Desember 2023

    Nats Lukas 1:46b-57 adalah pujian yang disampaikan oleh Maria kepada Allah atas hidupnya dan hidup bangsanya. Dalam pujiannya Maria penyampaikan sukacitanya karena akan melahirkan seorang Juruselamat yang menyelamatkan umat manusia. Selain itu, Maria juga menyampaikan Kemurahan dari Tuhan kepada dirinya.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Sabtu, 16 Desember 2023

    Renungan Harian Sabtu, 16 Desember 2023

    Sejak manusia pertama yang diciptakan Allah jatuh ke dalam dosa, manusia terbelenggu oleh dosa tersebut dan mengakibatkan kematian yang kekal sebagai hukuman Allah kepada manusia yang telah berdosa. Tetapi Allah tidak mmusnahkan manusia itu, Dia tetap setia memelihara dan mengasihinya. Oleh kasih setiaNya, Allah datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari kematian yang kekal tersebut.

    Selengkapnya


  • Renungan Harian Jumat, 15 Desember 2023

    Renungan Harian Jumat, 15 Desember 2023

    Ayat ini adalah bagian dari perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus tentang gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh, yang hendak menyambut mempelai pria. Lima orang bodoh dan lima orang bijaksana. Kesepuluh gadis ini diumpamakan sebagai orang-orang percaya yang menantikan kedatangan Yesus yang kedua kalinya.

    Selengkapnya